Home » » Peluang Bisnis Mengolah Susu Menjadi Yogurt

Peluang Bisnis Mengolah Susu Menjadi Yogurt





Jual Starter Yogurt
Telp. 087731375234



Yogurt adalah  produk olahan susu yang difermentasi dengan menggunakan bakteri asam laktat. Produk yogurt saat ini kian popular dan banyak diminati semua kalangan di Indonesia. Melalui proses proses fermentasi dengan menggunakan bakteri asam laktat (BAL) sehingga dihasilkan produk yogurt dengan cita rasa asam-manis, aromanya lebih menarik, tidak amis, dan terasa lebih nikmat. Yogurt memiliki kandungan nutrisi yang tinggi yang sangat diperlukan oleh tubuh, dan kandungan bakteri asam laktat-nya berfungsi sebagai probiotik sangat baik khususnya untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Karena itulah, yogurt saat ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Susu yang digunakan pada proses pembuatan yogurt dapat berasal dari susu sapi, susu kerbau, susu kambing dan sari kedelai. Yogurt berbahan baku sari kedelai sering disebut soygurt.
Yogurt saat ini telah banyak beredar di pasaran baik di toko-toko atau supermarket dengan berbagai jenis merk, kemasan, ukuran, dan cita rasa. Umumnya produk yogurt yang di pasaran dikemas dengan menggunakan botol plastik atau botol kaca. Beberapa produk yogurt yang banyak beredar di pasaran telah dikombinasi dengan aneka sari buah seperti jeruk, strawberry, melon, mulberry, peach, blueberry, buah naga, lecy, dan lain-lain. Dengan penambahan sari buah tersebut tentu menambah cita rasa khas buah yang menyebabkan produk yogurt semakin variatif dan memberikan banyak pilihan kepada konsumen. Beberapa jenis yogurt yang banyak beredar dipasaran antara lain; cimory, yummy, dan produk-produk skala home industri. 
Kita bisa dapat membuat produk yogurt kemasan yang dipasarkan  secara luas melalui toko, supermarket atau kita juga bisa membuka semacam kedai yogurt dengan desain dan sajian yang menarik.
Secara sederhana tahapan proses pembuatan beberapa jenis yogurt (plain yogurt, concentrade yogurt, frozen yogurt, drink yogurt) adalah sebagai berikut:
1)      Susu segar dipanaskan sampai suhu 85 - 90 °C. Lakukan pengadukan secara terus menerus supaya proteinnya tidak mengalami koagulasi kurang lebih 30 - 60 menit. Jika pemanasan dilakukan pada pada suhu 70 – 75 °C (pasteurisasi), maka lama pemanasan dilakukan sebanyak dua kali.
2)      Setelah dipanaskan, selanjutnya dilakukan pendinginan sampai suhunya 37- 42°C. Pendinginan tersebut dilakukan dalam wadah tertutup.
3)      Setelah suhu mencapai 37- 42 °C, lakukan inokulasi / penambahan bakteri ke dalam susu tersebut sejumlah 50 ml/liter susu. Penambahan bakteri dilakukan dengan teknik aseptic (di dekat api).
4)      Setelah ditambah bakteri, selanjutnya diinkubasi pada suhu (37-40 °C), dalam keadaan tertutup rapat selama 6-24jam.
5)      Yogurt yang kita dapatkan dari proses di atas adalah jenis yogurt plain yogurt. Supaya yogurt lebih lezat rasanya dapat ditambah dengan potongan buah – buahan yang segar, cocktail, nata de coco atau dibekukan menjadi es, dapat pula dicampur dengan berbagai buah-buahan untuk dibuat juice (minuman segar).

Written by : Your Name - Describe about you

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam id libero non erat fermentum varius eget at elit. Suspendisse vel mattis diam. Ut sed dui in lectus hendrerit interdum nec ac neque. Praesent a metus eget augue lacinia accumsan ullamcorper sit amet tellus.

Join Me On: Facebook | Twitter | Google Plus :: Thank you for visiting ! ::

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger templates