Home » » Mengolah Singkong Menjadi Nata De Cassava

Mengolah Singkong Menjadi Nata De Cassava







Mitra Bisnis UKM
082227271875
Jual Bibit Nata (Acetobacter xylinum)


Salah satu produk unggulan Indonesia yang menghasilkan devisa cukup besar bagi negara adalah industri minuman kemasan nata de coco. Produk minuman kemasan nata de coco memiliki pasar yang sangat besar baik domestik maupun manca negara. Produk minuman kemasan nata de coco sangat diminati banyak kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa, karena rasanya yang nikmat dan segar. Indonesia merupakan salah satu produsen minuman kemasan nata de coco yang cukup besar. Beberapa negara pesaing produk nata de coco adalah Filipina, Thailand, dan Malaysia. Pasar luar negeri masih sangat potensial untuk digarap seperti negara-negara timur tengah, Jepang, Eropa, Asia Tenggara, dan lain-lain. Dibukanya pasar bebas ASEAN 2016 (MEA) membuka peluang pasar yang lebih luas.  Potensi pasar yang begitu besar tersebut, merupakan peluang bisnis yang menggiurkan.
Nata de coco merupakan produk hasil fermentasi air kelapa dengan menggunakan bakteri Acetobacter xylinum berupa jel, kenyal, berwarna putih, berserat tinggi. Nata di Indonesia umumnya dibuat sebagai produk campuran minuman kemasan, puding, kolak, dan lain-lain.  Indonesia memiliki produksi kelapa yang cukup besar. Kelapa banyak diolah untuk industri kopra, VCO, dan kebutuhan rumah tangga. Air kelapa merupakan limbah yang pada umumnya belum termanfaatkan dengan baik. Pemanfaatan limbah air kelapa menjadi nata de coco merupakan upaya untuk menangani limbah air kelapa menjadi produk ekonomis. Air kelapa merupakan bahan yang masih memiliki kandungan nutrisi cukup tinggi. Industri nata de coco banyak terdapat di daerah Jawa, dan Sumatera. Berkembangnya industri nata de coco di daerah Jawa dan Sumatera mampu menyerap limbah air kelapa menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi. Seiring berkembangnya industri nata de coco di Jawa dan Sumatera menyebabkan permintaan bahan bahan baku air kelapa semakin meningkat. Khususnya di daerah Jawa, kebutuhan air kelapa sebagai bahan baku nata de coco semakin bersaing cukup ketat. Sedangkan di daerah-daerah lain di Indonesia, limbah air kelapa belum tertangani secara baik. Persaingan bahan bahan baku yang semakin ketat tersebut, menuntut para produsen nata de coco untuk mencari bahan alternatif pengganti air kelapa yang jumlahnya cukup besar dan mudah di dapat. Salah satu inovasi pengganti bahan baku air kelapa adalah singkong. Singkong dapat diolah menjadi nata de cassava.
Nata de cassava memiliki kualitas yang mampu menyamai nata de coco, sehingga mampu menjadi substitusi dan sekaligus sebagai pesaing produk nata de coco. Kini, nata de cassava kian popular sebagai bahan baku minuman kemasan siap saji dan aneka produk jajanan seperti es campur, cocktail, manisan nata, puding dan lain-lain. Selain sebagai produk pangan, produk nata juga telah dikembangkan sebagai produk non-pangan seperti, sebagai bahan dasar elektronik di Jepang. 
Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan industri nata de cassava, karena memiliki sumber bahan baku singkong yang cukup melimpah. Bahan baku dapat diperoleh dengan memanfaatkan limbah cair industri pengolahan singkong seperti industri tapioka. Proses produksi juga relatif mudah, teknologi sederhana sehingga investasi terjangkau. Selain itu, industri nata de cassava menghasilkan limbah yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis seperti keripik kulit singkong, pupuk organik, atau pakan ternak. 
Buku ini menyajikan bagaimana berwirausaha nata de cassava dari skala rumah tangga hingga upaya pengembangannya. Materi dalam buku ini meliputi aspek pasar, perencanaan, teknik produksi, analisis kelayakan ekonomi, dan mengolah limbah kulit singkong menjadi keripik bernilai jual tinggi. 

Semoga buku ini bisa menjadi inspirasi dan selamat menjadi pengusaha!

Written by : Your Name - Describe about you

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam id libero non erat fermentum varius eget at elit. Suspendisse vel mattis diam. Ut sed dui in lectus hendrerit interdum nec ac neque. Praesent a metus eget augue lacinia accumsan ullamcorper sit amet tellus.

Join Me On: Facebook | Twitter | Google Plus :: Thank you for visiting ! ::

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger templates