Jual Ragi Tempe

Jual Ragi Tempe

Menyediakan Mesin Tepat Guna

Menyediakan Mesin Tepat Guna

BIO-MOCOF

BIO-MOCOF
BIO-MOCAF adalah formula untuk fermentasi pembuatan tepung mocaf

JUAL BIBIT NATA DE COCO (ACETOBACTER XYLINUM)

Mengolah Singkong Menjadi Gula Cair







Jual Enzim Alfa Amylase, Gluco Amylase
Telp. 087731375234

Gula merupakan salah satu kebutuhan mendasar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan industri yang terus berkembang. Permintaan gula semakin meningkat dari tahun ke tahun, sedangkan produksi gula yang umumnya didominasi gula tebu, produktifitasnya semakin menurun. Sehingga perlu dicarikan alternatif gula subtitusi yang ketersediaan bahan baku nya melimpah dan efesien. Penemuan teknologi proses mengolah singkong menjadi gula cair berupa glukosa merupakan peluang bisnis yang menjanjikan, serta akan mengurangi ketergantungan gula impor.
Glukosa, suatu gula monosakarida, adalah salah satu karbohidrat terpenting yang digunakan sebagai sumber tenaga bagi hewan dan tumbuhan. Glukosa merupakan salah satu hasil utama fotosintesis dan awal bagi respirasi. Bentuk alami (D-glukosa) disebut jugadekstrosa, terutama pada industri pangan. Glukosa (C6H12O6, berat molekul 180.18) adalah heksosa—monosakarida yang mengandung enam atom karbon. Glukosa merupakan aldehida (mengandung gugus -CHO).
Secara umum, proses pembuatan gula cair  terdiri atas dua tahap yaitu: tahap likuifikasi dan sakarifikasi dengan menggunakan enzim. Likuifikasi merupakan pemecahan pati menjadi dekstrin dengan bantuan enzim alfa-amilase.Sedangkan sakarifikasi berupa penguraian dekstrin menjadi glukosa dengan enzim amiloglukosidase.Pada tahap likuifikasi, tapioka dicampur air dengan perbandingantiga liter air 1 Kg tapioka, sambil diaduk rata tambahkan1 ml enzim alfa-amilase per kg pati tapioka, panaskan pada suhu 95-105 oC. Tingkat keasaman larutan juga dipertahankan pada pH 6,0-6,5.
Proses selanjutnya adalah sakarifikasi yang berlangsung selama 76 jam yaitu dengan mendinginkan media larutan hingga suhu 60oC, kemudian tambahkan 1 ml enzim amiloglukosidase per kg pati. Arang aktif mampu mengikat, menggumpalkan, dan mengendapkan kotoran-kotoran yang terdapat dalam gula cair.Selain itu arang aktif berfungsi menghentikan aktivitas enzim.Setelah itu lakukan penyaringan untuk memisahkan gula cair dengan karbon aktif dan endapan kotoran. Penyaringan bertujuan menghasilkan gula cair dengan tingkat kejernihan 93%.Bila belum tercapai, ulangi kembali penyaringan.
Tahap terakhir adalah evaporasi.Produsen memasukkan gula cair yang telah melewati tabung penukar ion itu ke dalam evaporator untuk meningkatkan kemurnian gula. Proses evaporasi berlangsung pada suhu 50-60oC. Indikasi evaporasi selesai ketika gula cair berhenti menetes dari pipa evaporator. Dengan pemurnian itu kadar kemanisan gula cair meningkat, semula 30-36o briks menjadi 60-80o briks.
Tahapan Proses Membuat Gula Cair Bahan Baku Singkong
1.      Larutkan tepung tapioka dalam air dengan perbandingan 1 : 3.
2.      Panaskan pada suhu 95-105oC dan tambahkan 0,8 ml enzim alfa-amilase per kg pati sembari diaduk rata.
3.      Setelah mendidih, turunkansuhu larutan hingga bersuhu 60oC. Kemudian tambahkan 1 ml enzim amiloglukosidase per kg pati. Diamkan larutan selama 76 jam hingga menjadi cairan gula.
4.      Tambahkan 0,5-1% arang aktif per kg pati ke dalam gula cair untuk mengikat, menggumpalkan, dan mengendapkan pati, serta menghentikan aktivitas enzim.
5.      Lakukan penyaringan larutan untuk memisahkan gula cair dari karbon aktif dan kotoran sehingga tingkat kejernihan gula 93%. Bila belum tercapai, ulangi kembali pemucatan dan penyaringan.
6.      Alirkan gula cair melalui tabung berisi penukar ion untuk mengikat dan memisahkan ion-ion logam dan kotoran dalam gula cair. Tabung penukar ion terdiri atas 3 tabung masing-masing berisi resin kation, kation, dan campuran anion dan kation.
7.      Evaporasi gula ke dalam evaporator untuk meningkatkan kadar gula. Proses evaporasi berlangsung pada suhu 50-60oC.


Cara Membuat Kecap Kedele






Jual Aspergillus sojae, Aspergillus oryzae
Telp. 087731375234



Kecap adalah salah satu bumbu masakan yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia dan seluruh dunia. Kecap merupakan produk olahan kedelai baik kedelai kuning atau hitam dengan proses fermentasi sehingga dihasilkan produk kecap dengan cita rasa yang nikmat. Produk kecap sudah sangat populer di seluruh dunia sebagai pelengkap bumbu masakan semenjak dahulu. Tanpa kecap, masakan menjadi terasa kurang sedap. Oleh karena itu kecap banyak dicari oleh konsumen rumah tangga, kuliner, atau industri makanan. Diantara kuliner yang umum menggunakan produk kecap antara lain sate, ayam bakar, ikan bakar, jejamuran, soto, bakso, dan lain-lain.  
Potensi pasar produk kecap sangat besar, sehingga banyak produk-produk kecap impor berdatangan dari luar negeri melihat pasar di Indonesia begitu besar, hal ini bias kita lihat beragamnya produk kecap yang ada di pasaran dari produk lokal hingga produk impor. Saat ini, produk kecap yang beredar di pasaran Indonesia masih di dominasi oleh produk perusahaan besar seperti kecap cap Bango (PT Unilever), kecap ABC (PT Heinz ABC), Kecap Nasional (PD Sari Sedap Indonesia), PT Indofood Sukses Makmur dengan label Kecap Indofood. Persaingan produk kecap di Indonesia cukup ketat, terutama pemain-pemain besar.
            Bisnis kecap masih memiliki prospek yang cukup bagus. Peluang untuk memulai bisnis kecap sangat terbuka lebar baik skala home industri atau industri besar. Untuk memulai bisnis kecap maka hal terpenting yang harus dikuasai adalah aspek pemasaran dan aspek teknik produksi. Untuk memulai bisnis kecap harus menentukan terlebih dahulu segmen pasar, stategi pemasarannya, serta kompetitor-nya. Teknik produksi membuat kecap dengan kualitas yang bagus adalah sangat penting. Berbagai produk kecap kedelai dengan kualitas bagus mampu merebut pasar yang luas meskipun harganya cukup mahal. Beberapa jenis produk kecap yang banyak beredar di pasaran dengan harga relatif murah umumnya menggunakan bahan baku molases (tetes tebu) atau sari kedelai. Untuk membuat produk kecap kedelai caranya cukup sederhana adalah sebagai berikut:
a. Bahan Untuk Membuat Kecap Kedelai


1. 1 Kg kedelai (bisa kedelai hitam ataupun putih)
2. 800 gram garam dilarutkan dengan 4 liter air
3. 3 gram ragi kecap (Aspergillus oryzae, Aspergillus sojae)
4. 1 1/2 liter air bersih
5. 6 Kg gula merah
6. 2 lembar daun salam
7. 1 lembar daun jeruk
8. 1 batang serai
9. 1 sdt pokak yang telah dihaluskan
10. 1/4 potong laos yang telah dihaluskan

b. Cara Membuat Kecap Kedelai

1. Siapkanlah 1 kg kedelai untuk membuat kecap dan pilihlah kedelai dengan kualitas terbaik untuk menghasilkan kecap dengan kualitas terbaik juga.


2. Cucilah kedelai yang telah anda siapkan sampai bersih, selanjutnya rendamlah selama 1x24 jam. Hal ini bertujuan agar kedelai menjadi lunak dan kulit arinya mudah terlepas.


3. Selanjutnya rebuslah kedelai hingga mendidih. Hal ini juga bertujuan agar kulit ari kedelai mudah terlepas.


4. Lalu bilaslah kedelai dengan air bersih sambil diremas-remas dan pastikan semua kulit kedelai telah terlepas.


5. Selanjutnya tiriskanlah di tempat yang berpenampang lebar hingga kedelai benar-benar dingin. Dan pastikan kedelai telah benar-benar dingin sempurna agar setiap jamur tempe yang kita tebarkan tidak mati.


6. Berikutnya taburkan jamur tempe ke kedelai yang sedang ditiriskan sambil diaduk agar jamur tempe tercampur rata ke seluruh kedelai.


7. Selanjutnya simpanlah kedelai yang telah di campur jamur tempe ke ruangan yang bersuhu 25-30 derajat Celcius. Lakukan penyimpanan ini selama 3 hingga 5 hari.


8. Setelah kedelai yang telah kita simpan ditumbuhi jamur tempe, anda bisa menambahkan larutan garam sebanyak 800 gram yang dicampur dengan 4 liter air bersih. Lalu diamkanlah adonan kecap ini selama 3-4 minggu pada suhu ruangan.

9. Setelah didiamkan selama 3-4 minggu (maksimal 2 bulan), lalu tuangkanlah air bersih. Rebuslah campuran ini hingga mendidih kemudian saringlah dengan kain penyaring.

10. Rebuslah kembali hasil saringan adonan kecap tadi kemudian tambahkan bumbu dari nomor 5 sampai nomor sepuluh. Lakukan adukan perlahan agar gula merah mencair dan bahan-bahan lain juga tercampur merata.

11. Untuk penambahan gula merah tergantung dari kebutuhan kita. Jika anda ingin membuat kecap manis maka anda membutuhkan 2 kg gula merah untuk setiap liter sari adonan kecap yang direbus kembali pada langkah nomor 10. Jadi jika anda merebus 2 liter sari adonan kecap berarti anda membutuhkan 4 kg gula merah dan berlaku kelipatannya.

12. Sedangkan jika anda ingin membuat kecap asin maka anda hanya membutuhkan 2,5 ons gula merah untuk setiap liter sari adonan kecap yang direbus kembali. Berlaku untuk kelipatannya.


13. Proses perebusan adonan kecap dihentikan  bila adonan kecap sudah mendidih dan tidak ada buih lagi. Lalu saringlah menggunakan kain saringan.


14. Kecap pun sudah siap untuk di konsumsi dan di jadikan bumbu penyedap dalam setiap masakan anda.

Peluang Bisnis Mengolah Susu Menjadi Yogurt





Jual Starter Yogurt
Telp. 087731375234



Yogurt adalah  produk olahan susu yang difermentasi dengan menggunakan bakteri asam laktat. Produk yogurt saat ini kian popular dan banyak diminati semua kalangan di Indonesia. Melalui proses proses fermentasi dengan menggunakan bakteri asam laktat (BAL) sehingga dihasilkan produk yogurt dengan cita rasa asam-manis, aromanya lebih menarik, tidak amis, dan terasa lebih nikmat. Yogurt memiliki kandungan nutrisi yang tinggi yang sangat diperlukan oleh tubuh, dan kandungan bakteri asam laktat-nya berfungsi sebagai probiotik sangat baik khususnya untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Karena itulah, yogurt saat ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Susu yang digunakan pada proses pembuatan yogurt dapat berasal dari susu sapi, susu kerbau, susu kambing dan sari kedelai. Yogurt berbahan baku sari kedelai sering disebut soygurt.
Yogurt saat ini telah banyak beredar di pasaran baik di toko-toko atau supermarket dengan berbagai jenis merk, kemasan, ukuran, dan cita rasa. Umumnya produk yogurt yang di pasaran dikemas dengan menggunakan botol plastik atau botol kaca. Beberapa produk yogurt yang banyak beredar di pasaran telah dikombinasi dengan aneka sari buah seperti jeruk, strawberry, melon, mulberry, peach, blueberry, buah naga, lecy, dan lain-lain. Dengan penambahan sari buah tersebut tentu menambah cita rasa khas buah yang menyebabkan produk yogurt semakin variatif dan memberikan banyak pilihan kepada konsumen. Beberapa jenis yogurt yang banyak beredar dipasaran antara lain; cimory, yummy, dan produk-produk skala home industri. 
Kita bisa dapat membuat produk yogurt kemasan yang dipasarkan  secara luas melalui toko, supermarket atau kita juga bisa membuka semacam kedai yogurt dengan desain dan sajian yang menarik.
Secara sederhana tahapan proses pembuatan beberapa jenis yogurt (plain yogurt, concentrade yogurt, frozen yogurt, drink yogurt) adalah sebagai berikut:
1)      Susu segar dipanaskan sampai suhu 85 - 90 °C. Lakukan pengadukan secara terus menerus supaya proteinnya tidak mengalami koagulasi kurang lebih 30 - 60 menit. Jika pemanasan dilakukan pada pada suhu 70 – 75 °C (pasteurisasi), maka lama pemanasan dilakukan sebanyak dua kali.
2)      Setelah dipanaskan, selanjutnya dilakukan pendinginan sampai suhunya 37- 42°C. Pendinginan tersebut dilakukan dalam wadah tertutup.
3)      Setelah suhu mencapai 37- 42 °C, lakukan inokulasi / penambahan bakteri ke dalam susu tersebut sejumlah 50 ml/liter susu. Penambahan bakteri dilakukan dengan teknik aseptic (di dekat api).
4)      Setelah ditambah bakteri, selanjutnya diinkubasi pada suhu (37-40 °C), dalam keadaan tertutup rapat selama 6-24jam.
5)      Yogurt yang kita dapatkan dari proses di atas adalah jenis yogurt plain yogurt. Supaya yogurt lebih lezat rasanya dapat ditambah dengan potongan buah – buahan yang segar, cocktail, nata de coco atau dibekukan menjadi es, dapat pula dicampur dengan berbagai buah-buahan untuk dibuat juice (minuman segar).